youtube mp3 indir totobo wordpress tema indir
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) UNIKOM GELAR CHARACTER BUILDING SECARA DARING TAHUN 2021

BANDUNG, UNIKOM – Kegiatan Character Building menjadi Program tahunan yang digelar oleh FISIP Unikom, selain sebagai salah satu syarat dalam mengikuti ujian sidang akhir. Character Building diperlukan bagi mahasiswa sebagai bekal mereka dalam menghadapi dunia di luar kampus, dunia kerja, lingkungan masyarakat, teman sebaya, bahkan keluarga. Untuk itu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unikom menggelar Character Building selama dua hari Pada Rabu dan Kamis, 18 – 19 Agustus 2021. Acara tersebut mengundang sebagai narasumber Bakesbangpol – Pemkot Bandung Aswin Sulaeman Utama Abdurrachman, SE., AK., M.Si, Kabagdik – Rindam III Siliwangi Letkol. Inf. Dr. Harlansyah, Drs., M.Si dan Direktur Kemahasiswaan Unikom Andrias Darmayadi, M.Si., Ph.D. 

Inggar Prayoga, M.I.Kom selaku Ketua Panitia kegiatan tersebut menuturkan, “Pada hari ini kita bisa melaksanakan acara Character Building Fakultas Sosial Dan Politik di tahun 2021 meskipun masih dalam kondisi pandemi pada saat ini. Hal tersebut tentu tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap dapat melaksanakan kegiatan Character Building walaupun kita melaksanakannya secara Daring. Inggar juga melaporkan sebagai ketua pelaksana bahwa peserta Character Building meliputi mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional yang merupakan angkatan 2019 dan 2020 kemudian juga ada beberapa dari angkatan-angkatan sebelumnya Inggar berharap, bahwa kegiatan tersebut bisa dilaksanakan dengan baik dan para peserta juga bisa mendapatkan ilmu dan juga bekal dari para narasumber.”ungkapnya 

Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA. dalam sambutan mengatakan “Kegiatan character building ditujukan untuk membangun sikap nasionalisme, kepemimpinan, etis, budi pekerti dan bertanggung jawab bagi para mahasiswa di lingkungan FISIP Unikom dan keikut sertaan Mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan salah satu syarat dalam mengikuti ujian sidang akhir. Harapan terkait keikut sertaan Mahasiswa dalam kegiatan tersebut adalah agar mahasiswa di lingkungan FISIP Unikom memiliki budi pekerti luhur, mampu menjadi pemimpin yang baik, memiliki rasa nasionalisme yg tinggi, bertanggung jawab, tangguh, profesional dan mampu menghadapi berbagai permasalahan yg dialami selama masa studi di unikom maupun setelah menjadi lulusan nanti”ungkap Lilis

Memasuki acara inti yakni pemaparan materi pertama oleh Aswin Sulaeman Utama Abdurrachman mengusung tema Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Melalui Pendidikan Karakter Sebagai Wujud Aktualisasi Bela Negara Di Masa Pandemi Covid-19. Menurutnya terdapat 4 (empat) Pilar Kebangsaan Konsensus dasar kebangsaan 1) Pancasila, 2) Undang – Undang dasar, 3) Bhineka Tunggal Ika, 4) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Realitas keberadaan nkri adalah negara bangsa (nation state). Sebagai negara bangsa merupakan keberagaman ras, suku, etnis, golongan, agama, adat istiadat, kebudayaan maupun kondisi geografis adalah unsur pembentuk Negara. Keberagaman adalah anugerah dan takdir Tuhan kepada bangsa Indonesia yang harus kita syukuri. Mari kita jaga persatuan, kestuan dan keutuhan NKRI di Bumi Pertiwi. Bela Negara adalah sikap & perilaku warga negara yg dijiwai oleh kecintaan kepada nkri yg berdasarkan pancasila & uud 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa & negara. Cara mengaktualisasikan nya 1) Menjaga yang baik, 2) Merawat, 3) Memelihara, 4) Menolog, 5) Melepaskan dari Bahaya, 6) Melindungi.”ungkapnya

Mengambil tema Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Melalui Pendidikan Karakter Harlansyah,mengatakan hidup di era global ada banyak konsekuensi terhadap kelangsungan bangsa terkait karakteristik abad ke-21 yang sarat dgn kompetisi ygtang sangat tajam & mematika. natural selection “adapt or die” (charles darwin) berlaku pada manusia, baik secara individu hingga pada tingkatan suatu bangsa, kita seperti sekarang dimulai dari perjuangan yang sangat  memilukan yg telah dilakukan oleh para pahlawan bangsa. Untuk memenuhi kebutuhan & harapan BANGSA, output harus diproduksi oleh pemangku kepentingan yg berbeda dari kalangan Birokrasi Pem (Bappenas, Kesbangpol, Imigrasi, BeaCukai, BPOM, BNN, BNPT, PPATK, PTN, dll), TNI, Polisi, & Instrumen2 negara yg lainnya (PTS, Orgss Kemasyarakatan Produktif). Peran Mahasiswa / Pemuda Semangat tinggi dlm menempuh pendidikan (Bung Karno, Bung Hatta, DLL)  1) Pelopor integritas bangsa (bukan justru timbulkan perpecahan) 2) Rela berkorban, pantang menyerah, berani. 3) Jujur, adil, bertanggung jawab 4) Kebersamaan & gotong royong 5) Menghormati perbedaan / toleransi  6) Disiplin, optimis & percaya diri 7) Pelopor dlm Hidup Sederhana (Saving).”pungkasnya 

Memasuki hari kedua, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Andrias Darmayadi, M.Si., Ph.D. membawakan tema Mahasiswa dan Pembangunan Karakter Bangsa. Lack Of Awareness, Pesimisme, Apatisme Menjadi Muara Masalah Utama Rasa kebangsaan adalah salah satu bentuk rasa cinta yang melahirkan jiwa kebersamaan pemiliknya. Dengan semangat kebangsaan yang tinggi, kekhawatiran terjadinya ancaman terhadap keutuhan dan kesatuan bangsa dapat dielakkan. Dari semangat kebangsaan akan menurut Andrias Pendidikan Karakter tidak sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah kepada anak, tetapi lebih dari itu pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habituation) tentang yang baik sehingga peserta didik paham, mampu merasakan, dan mau melakukan yang baik. Jadi, pendidikan karakter ini membawa misi yang sama dengan pendidikan akhlak atau pendidikan moral.”ungkapnya

Pentingnya pendidikan Character Building diharapkan juga dapat memberikan dampak positif dalam menghadapi berbagai situasi apapun yang dapat menimbulkan stres. Seorang merasa tertekan dengan berbagai kondisi baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sosial. Sebab itu, pendidikan karakter diharapkan dapat memberi pengaruh meningkatkan, memperbaiki, mengubah tata cara, keterampilan dan sikap serta tata laku seseorang dan membentuk kepribadian bagi diri sendiri. (Direktorat Hms & Pro)

About Author
admin