youtube mp3 indir totobo wordpress tema indir
RATUSAN DOSEN DAN KARYAWAN UNIKOM LAKUKAN PENYUNTIKAN VAKSIN COVID-19

BANDUNG, UNIKOM – Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Barat (Jabar), dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Shopee Indonesia menghadirkan Pusat Vaksinasi Shopee di Bandung, Jawa Barat (Jabar). Bertempat di Kiara Artha Park, Bandung, Pusat Vaksinasi Shopee dibuka sejak 5 April 2021 mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Adapun kegiatan ini menargetkan untuk mendistribusikan 20.000 dosis vaksin melalui Dinas Kesehatan setempat. Pemberian dosis pertama akan dilakukan pada 5-10 April 2021 dan dosis kedua pada 3-8 Mei 2021. Dalam pelaksanaanya, pusat vaksin ini mengimplementasikan sistem registrasi awal melalui aplikasi Shopee dan penjadwalan terstruktur secara online guna meminimalisir kerumunan dan menjalankan proses pemberian vaksin secara teratur.

Universitas Komputer Indonesia (Unikom) bandung sebelum nya telah mengirimkan perwakilan sebanyak 7 orang Dosen yang mendapatkan vaksin Dosis pertama pada Selasa, 9 Maret 2021 dan Dosis kedua pada Selasa, 23 Maret 2021. Kali ini yang melakukan vaksinasi pada 5-6 April 2021 diketahui ± 108 Dosen dan ± 108 Karyawan telah melakukan suntik vaksin Covid-19. Sebagai perwakilan dari Civitas Akademika Unikom kami mewawancarai Dekan Fakultas Desain Unikom, Kepala Bagian Sekretariat Rektorat Unikom dan Ketua UPT Jabatan Fungsional dan Studi Lanjut S3 Unikom.

Assoc. Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si selaku Dekan Fakultas Desain Unikom menyampaikan Vaksin merupakan ihktiar Pemerintah untuk mengatasi penyebaran Virus Covid-19. Sebagai warga Negara yang baik tentunya harus mendukung dan berpartisipasi, bukan untuk diri sendiri lagi tetapi untuk seluruh umat manusia agar pencegahan dengan vaksin berhasil dan sukses dilakukan sehingga Virus Covid-19 bisa segera teratasi dan kembali menjalankan aktifitas dengan normal. Untuk gelaja sendiri Lia Warlina merasa pegal pada area lengan yang disuntik vaksin sekitar dua jam, mengantuk selama dua hari. Lia Warlina menaruh harapan vaksin Covid-19 ini berhasil masyarakat dapat berpartisipasi semua, sehingga terjadi hard immunity dan akhirnya pandemi ini dapat segera berakhir”ujarnya

Vani Ramdhiani, S.Kom selaku Kepala Bagian Sekretariat Rektorat Unikom menuturkan saat ini pemerintah sudah dan tengah berusaha untuk memulihkan bangsa dengan program vaksinasi tersebut, tetapi meski telah menerima vaksin, kita tetap harus waspada dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan, bagi nya tidak ada dampak dari vaksinasi dosis pertama yang dapat mengganggu aktivitas sehari – hari, Vani berharap Indonesia bisa sembuh dan sehat kembali. Paling tidak kita sudah berusaha untuk membuat tubuh kita lebih kuat menghadapi virus Covid-19 ini. Semoga vaksin yang disediakan pemerintah dapat bekerja dengan baik di dalam tubuh kita tanpa adanya efek buruk yang dapat merugikan setiap penerima nya”ungkapnya

Yudha Taufik Nugraha sebagai Ketua UPT Jabatan Fungsional dan Studi Lanjut S3 Unikom mengatakan sedikit lega meskipun masih tahap Dosis pertama, saya mendapat kabar bahwa vaksin akan lebih evektif ketika kita telah melakukan vaksin Dosis tahap kedua, setidaknya sudah berusaha untuk menjaga diri dari penyebaran virus Covid-19 yang ada saat ini. Tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Yudha sendiri tidak merasakan efek dari vaksin dosis pertama, dengan berharap adanya vaksin Covid-19 dapat membantu menurunkan angka Masyarakat yang terjangkit virus Covid-19 (positif Covid-19).”pungkasnya

Efek samping vaksin corona yang sering muncul adalah nyeri pada tubuh yang disuntik, demam ringan, sakit kepala, mudah merasa lelah, serta menggigil. Biasanya, efek samping akan hilang dalam beberapa hari, tapi sebaiknya waspadai jika gejala malah semakin parah. Segera pergi ke rumah sakit jika mengalami kejang, demam tinggi, nyeri atau ruam yang tidak kunjung hilang. Maka dari itu, penerapan protokol kesehatan tetap perlu dilakukan meski sudah mendapatkan vaksin. (Direktorat Hms & Pro)

About Author
admin